Zomer seizoen di Utrecht

Karina Dwi Priliani, Mohammad Rizky Nanda Hadju

8 Agustus 2021

Sepanjang musim panas, mulai Juni hingga Agustus 2021, PPI Utrecht mengadakan rangkaian beberapa kegiatan luar ruangan. Tujuannya jelas, yakni tentu saja untuk meningkatkan kebersamaan sesama mahasiswa Indonesia, khususnya yang ada di Provinsi Utrecht.

“Rangkaian kegiatan yang diadakan PPI Utrecht dapat menjadi wadah untuk menambah keakraban dan mengembangkan kapasitas mahasiswa Indonesia, khususnya yang ada di Utrecht. Yang suka diskusi, kita adakan Forum Kemisan. Yang suka musik dan seni lainnya, kita dukung. Yang suka olahraga, kita gandeng. Semuanya diajak lah, apalagi di musim panas ini, agenda utama kita ya outdoor dan makan-makan, jadi, siapa yang nggak suka?”, ujar Ketua PPI Utrecht 2020-2021, Dawam Multazam (mahasiswa PhD Cultural Anthropology di Utrecht University).

Diawali dengan kegiatan pertama di musim libur tepat setelah ujian, pada hari Sabtu, tanggal 19 Juni 2021, Scavenger Hunt: Finding Utrecht! Dipandu oleh teamwork yang diketuai oleh M Rifki Ramadhan (mahasiswa Master of Bioinformatics & Biocomplexity di Utrecht University). peserta dibagi menjadi beberapa kelompok untuk mencari 20 landmark dan monumen yang ada di Utrecht Centrum. Dengan clue berupa teka-teki (riddles) tertentu, seperti “Who said that music can only be played by humans? Come here, and I will show you how instruments can play music on their own!”. Peserta harus mencari lokasi dan membuat video atau foto sebelum diunggah di Instagram dengan tagar #ScavengerHunt dan #PPIUtrecht. Coba intip tagarnya ya!

Berikutnya adalah BBQ Party pekan depannya, 26 Juni 2021, di Juliana Park, Utrecht. Dikoordinasi oleh Irene Retmana (mahasiswa PhD Drug Innovation di Utrecht University) dan Amelia Nganduh (mahasiswa Creative Business di Hogeschool Utrecht), para pelajar yang baru mulai berlibur musim panas dihibur dengan aneka permainan, dan pastinya makan-makan! Yang kangen nikmatnya es cendol sambil bakar-bakar ikan dan daging ngumpul di sini nih, tidak hanya oleh mahasiswa yang tinggal di Utrecht saja tetapi juga dari kota lain seperti Amsterdam dan Wageningen. Apalagi ditambah juga dengan aneka permainan seperti tebak kata, memasukkan pensil dalam botol, dan menyusun puzzle sudut kota Utrecht.

Di bulan Agustus ini, PPI Utrecht mengadakan dua kegiatan, yaitu farewell party dan Tujuhbelasan. Didukung penuh oleh kakak-kakak PPIU Catering, kegiatan pertama dilaksanakan di Speeltuin Laan van Vollenhove Zeist, Utrecht, dan sukses mengantarkan beberapa anggota yang akan pulang for good ke Tanah Air dengan penuh riang gembira. Bagaimana tidak gembira, jika kumpul-kumpulnya selalu diisi dengan ice breaking games dan makan bersama? Es cendol selalu ada, tapi kali ini ada tumpeng nasi birunya, lho! Untuk kakak-kakak yang pulang for good, sampai berjumpa lagi ya. Kemudian ada juga Tujuhbelasan. Perayaan hari kemerdekaan Indonesia di Utrecht tahun 2021 ini istimewa. Diramaikan dengan kedatangan bapak dan ibu dari KBRI Den Haag, acara ini dimulai dengan makan berbagai hidangan yang tak kalah istimewa. Ayam kecap dan tumis buncis tempenya dimasak oleh Kak Nanda Gita, YouTuber beken dengan 526K followers! Setelah sambutan dari PPI Utrecht dan KBRI, acara yang dikoordinasi oleh Wulandari dan Enrico Ticoalu (mahasiswa Bachelor Creative Business di Hogeschool Utrecht) ini dilanjutkan dengan aneka permainan seru khas Tujuhbelasan: balap karung, sendok kelereng, dan lempar bebek ke dalam bak berisi air. Jadi makin kangen Tanah Air deh.

“Ke depannya, kami harap kegiatan-kegiatan yang diselenggarakan PPI Utrecht dapat lebih menarik dan bermanfaat. Seperti pada tahun-tahun sebelum pandemi, PPI Utrecht punya agenda rutin Angkut (Angkringan Utrecht) dan UID (Utrecht Indonesian Day). Bukan hanya sebagai forum untuk mempererat silaturahmi sesama mahasiswa Indonesia, tapi juga menjadi media diplomasi budaya Indonesia, semoga!”, pungkas Dawam.